Senin, 04 Januari 2010

ibu

KetIka Ibu Kamu sedanG terTidur LeLap,
coBa TataP MatanYa DaLam2,
BayaNgkan SeAnDaiNya maTanYa Tak DaPat Lagi TerBuka,
MuLutNya Tak DaPat Lagi MenAsiHati Kita,
SuDahKah Kamu MemBahagiAkanNya,
SuDahKah Kamu MemInta AmPun PadAnYa,
Yg SLamA Ini MungKin Kata2Nya SLaLu Kamu BanTah,
NasiHatNya SeLaLu Kamu AbAiKan,
Yg JeLas2 SeLaMa Ini Kerja Keras BantiNg TuLang HanYa SuPaya Kamu Bisa Hidup Layak,
Agar Kamu Bisa Bahagia,
InGatLah Dia MenGandung Kamu SeLama SemBiLan BuLan,
MemPertAruhKan NyawaNya Untuk MeLahirKan Kamu.
JanGan PerNah Ada Kata TerLamBat Untuk MemBuat Ortu Qt BahagIa,
MinTa MaafLah PadaNya ApaBiLa Kamu SadaR PerNah MeLakuKan SaLah PadaNya....

persahabatan

*
Persahabatan adalah penentuan kebutuhan jiwa. Ladang hati yang dengan kasih kalian taburi dan kalian pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Naungan sejuk keteduhanmu, api unggun kehangatan jiwa. Karena kalian menghampiri di kala hati gersang kelaparan dan mencarinya di kala jiwa perlu kedamaian
*
Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama - menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jagan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan - seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan keudara - hanya menangkap kekosongan semata.
*
Berikan yang terindah untuk persahabatan, jika dia harus tahu musim surutmu biarlah dia mengenal pula musim pasangmu. Sebab apa makna persahabatan jika sekedar mengisi waktu senggang ? Carilah ia untuk bersama - menghidupkan sang waktu !
*
Seorang sahabat akan mengisi kekuranganmu bukan keisenganmu. Dan dalam kemanisan persahabatan, biarkanlah ada tawa ria kegirangan, berbagi duka dan kesenangan. Sebab dalam rintik lembut embun, hati manusia menghirup fajar yang terbangun, dan mendapatkan kesegaran gairah kehidupan

persahabatan

Persahabatan itu seperti tangan dengan Mata,

Saat tangan terluka, Mata menangis,

Saat Mata menangis, tangan menghapusnya.

Apa yang Kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan Dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka Dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar -diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya IA memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat Kita membutuhkan bantuan barulah Kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan Dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru IA beriinisiatif memberikan Dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak Ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun Ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan.....

Tips Anti Patah Hati setelah Putus Cinta...

1. Buang semua barang pemberiannya. Kalau takut mubadzir, berikan kepada yang masih bisa memanfaatkannya – dengan perjanjian jangan sampai kamu melihat benda itu.
2. Singkirkan segala sesuatu yang berbau ‘dia’. Nomor telpon, foto, surat, bahkan postingan di blog – hapus saja.
3. Temukan sebanyak mungkin kesibukan untuk otak dan tubuhmu. Sehingga otakmu tak akan sempat memikirkan dia. Dan ketika kesibukanmu selesai, tubuhmu sudah terlalu lelah dan hanya membutuhkan istirahat saat itu juga.
4. Yakinkan dirimu bahwa dia sama sekali bukan hal penting. Kau bisa melanjutkan hidupmu tanpa dia, bahkan dengan lebih baik.
5. Jangan terburu-buru mencari pengganti. Nikmati kesendirianmu. Bersenang-senanglah dengan teman-teman yang selama ini kau mungkin tidak cukup menghabiskan waktu bersama mereka.
6. Yang terakhir ini, ekstrim tapi mungkin bisa jadi jurus pamungkas: tulis semua hal buruk tentang dia, yang bisa membuatmu dengan mudah tidak lagi mencintainya...

tentang WAkTu

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.